Program Gelas Mempesona Hati Trenggalek, Raih Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018

by November 8, 2018

Jakarta,cakrawalanews.co – Kabupaten Trenggalek meraih prestasi nasional dengan terpilih sebagai Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), menyingkirkan puluhan kandidat lain yang sempat masuk nominasi Top 99 nasional.

Kasubbag Humas Pemkab Trenggalek, Agus Wiyono mengatakan, penyerahan penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin dalam ajang International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu.(7/11).

Menurut Wabup, Inovasi yang mendapatkan pengakuan secara nasional ini adalah Gelas Mempesona Hati (Gerakan Lansia Sehat Mewujudkan Masyarakat Peduli Persoalan Kesehatan di Hari Tua Nanti). Inovasi ini dijalankan di Puskesmas Trenggalek untuk meningkatkan kualitas kesehatan para lansia.

Nur Arifin mengatakan, mengenai enam kegiatan dalam inovasi tersebut, Pertama Gelas Emas yaitu gerakan lansia energik, mandiri, aktif, semangat. Kedua, Gelas Perak, yaitu perluas akses layanan kesehatan, mendekatkan akses layanan keseharan dengan pembentukan Posyandu Lansia.

Kemudian Ketiga, Gelas Perunggu, persingkat waktu tunggu. Keempat, Gelas Besi yaitu beri layanan gizi, konsultasi pengetahunan tentang gizi, pengaturan makanan pada lansia khususnya yg terkait dengan penyakit degeneratif. Kelima, Gelas Granit yaitu gigi rapi bersih kini hingga nanti. Keenam adalah Gigi Timah, ‘tindak’ ke rumah, melakukan kunjungan ke rumah lansia yg termasuk kategori rawan. “Kesemua inovasi yang dilaksanakan tidak bisa dilepaskan dari fungsi puskesmas itu sendiri,” ujar Nur Arifin.

Disampaikannya, sebelum sampai di top 40, terlebih dahulu inovasi ini bertengger di 99 besar bersaing dengan 2.824 proposal yang dikirimkan se Indonesia. Presentasi proposal pada Juli 2018, dan penyaringan 99 besar berlangsung pada September 2018. Dari top 40 antara lain 3 penghargaan untuk kementerian, 2 instansi dari Polri, 6 untuk pemerintah provinsi, 13 pemerintah kabupaten dan 7 pemerintah kota. (wan/jn/ryo/p)