Perlu Ditiru, Wirausahawan ini Rutin Sumbang Beras Penyandang Cacat

September 14, 2018

Ardi saat berikan santunan beras pada warga cacat di Surabaya beberapa waktu lalu

Surabaya,cakrawalapost.com- Bentuk kepedulian terhadap menyandang cacat bermacam macam caranya. Seperti halnya Ardi isdianto pengusaha muda minimarket dan pemilik andil saham pesawat di sebuah perusahaan penerbangan Indonesia terketuk hatinya rutin mengunjungi warga cacat yang membutuhkan uluran tangan untuk meringankan beban hidup sehari-harinya.
Pria yang akrab disapa Boy ini secara sukarela rutin membagikan santunan beras 10 kilogram ke warga penyandang cacat yang kurang mampu secara ekonomi di Surabaya. Ia mengaku sudah menjalankan kegiatan sosialnya ini sejak 10 tahun slam. ” Sudah tak terhitung jumlahnya mas, bahkan bisa mencapai ribuan orang jika dihitung hingga tahun ini .” tuturnya kamis 13/09
Ardi mengaku awalanya bantuan beras yang diberikan sebesar 20 kilogram dengan estimasi bisa menopang untuk dua bulan. Namun, karena banyak kendala teknis akan penggunaannya. Kami sederhanakan menjadi 10 kg dengan estmasi satu bulan.
Sementara bagi mereka yang sudah mendapat bantuan lanjutnya, otomatis mereka terdata dan akan mendapat santunan beras 10 kilogram rutin setiap bulannya. “Hingga tahun ini jumlahnya naik turun, ada sebagian kini menolak karena merasa keluarganya sudah mampu menopang, ada juga telah meninggal dunia.” ujarnya
Ditanya berapa jumlah orang yang saat ini rutin diberikan santunan, Pria 50 tahun hanya mengatakan banyak selaki. ” Tidak perlu mas, yang pasti jumlahnya sangat banyak dan yang pasti mereka ini membutuhakan uluran tangan -tangan kita yang kebetulahan berlimpah rejeki.” ujarnya
Pria 50 tahun ini mengaku agar bantuan tepat sasaran, selama ini kegiatan penyaluran bantuan dibantu oleh Babinsa di seluruh Surabaya. ” Bapak – bapak babinsa ini sangat paham lapangan, dan sudah tentu mereka sangat tahu mana yang layak dan tidak untuk mendapat bantuan. Makanya itu kenapa saya kerjasama dengan mereka, ” katanya
Mengapa begitu peduli pada warga khusunya para penyandang disabilitas, Ardi menganggap karena penyandang cacat apalagi berat apalagi miskin adalah mereka yang sudah pasti tidak bisa hidup sendiri, bisa dikatakan hidup dengan bantuan orang lain. Mulai dari mandi, makan dan lain sebagainya harus dibantu dengan orang lain.
Oleh kerena itu seyogyannya kita yang diberi kesempurnaan fisik wajib peduli dan membantu, terlebih bagi yang kebetulan diberi limpahan rejeki. “Saya percaya dengan banyak berbagi rejeki justru akan semakin melimpah. Dan saya bertekad dimana ada orang yang tidak mampu disitu saya harus hadir dan membantunya.” tuturnya
Ia berharap semoga dengan bantuan ini dan seluruh masyarakat yang mampu lainnya tergerak hatinya untuk membantu ala kadarnya “Ini sebagai wujud kepedulian antar sesama yang membutuhkan bantuan. Bagi yang mempunyai rejeki lebih agar bisa menyisihkan sedikit kepada mereka, dan melalui kegiatan seperti ini mudah-mudahan kita dapat memberikan bantuan sedikit untuk membantu saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. (wan/do)